Biarlah hujan turun setelah panas menyinari. Jangan sekalipun kau salahkan hujan. Karena setelah hujan kita masih bisa melihat indahnya pelangi yang hadir. Sedikit ragu, Sofi menunggu Nevan membuka pintu apartement yang sebelumnya pernah juga Sofi datangi. Saat pintu tersebut terbuka, Nevan mempersilakan Sofi masuk lebih dulu. Dengan langkah sedikit ragu, Sofi memandang ke sekitar. Semuanya masih sama ketika terakhir kali dirinya ke sini. Namun yang jadi pertanyaan di mana istri Nevan saat ini? "Duduklah," pinta Nevan. Sambil membuka jaketnya, Nevan berjalan menuju lemari es. Mengambil beberapa kaleng minuman dingin, dan juga makanan ringan untuk dia bawakan kepada Sofi. Saat meletakkan semua itu di atas meja kecil di depan Sofi duduk, kedua sudut bibir Nevan tertarik tinggi. Dia b

