Beginilah caraku bahagia. Tak meminta kau menulis namaku di hatimu. Karena kutahu itu tidak mudah bagimu. Cukup berikan aku sandaran ketika diri ini begitu rapuh akan berjuang dalam hidup. Entah bagaimana awal mulanya hingga Sofi sudah berada di apartement Nevan saat ini. Saling b******u tanpa rela melepaskan satu sama lain. Yang Sofi ingat dalam otaknya, terakhir kali Nevan memanggilnya tadi saat laki-laki itu menghampirinya saat ia sedang istirahat membeli makanan. Lalu anehnya setelah itu pikirannya seakan dibuat melayang, seperti perasaannya saat ini. Nevan. Laki-laki ini benar-benar bisa membuat Sofi melambung tinggi. Bukan hanya perasaannya saja, tetapi dari setiap sentuhan yang laki-laki itu lakukan membuat Sofi mabuk kepayang. Leguhan kenikmatan yang keluar dari bibir Sofi

