“Selamat pagi pa...?” suara Leon terdengar sangat berbeda pagi ini, entah apa yang terjadi padanya namun itu hal baik tentunya. “Pagi Leon... Dimana Alexa?” Aji melirik tangga, namun Ia belum menemukan sosok menantu kesayangannya itu. “Ale sedang bersiap-siap, pa. Hari ini aku dan Ale akan ke rumah sakit jiwa untuk melihat kondisi Angel,” jelas Leon. Aji menghentikan gerakan tangannya, wajahnya terlihat muram saat mengingat Angel yang saat ini sedang melakukan perawatan di rumah sakit jiwa. Sudah dua hari Angel berada di sana. Alexa awalnya merasa tidak tega untuk mengirim Angel ke tempat itu, namun Luise menyarankan agar Angel mendapatkan obat dan perawatan yang tepat. Terlebih lagi saat ini Angel belum mengetahui jika dalam rahimnya sedang tumbuh satu nyawa, buah dari hubuhngannya b

