Thalia tak berhenti risau sejak semalam, ia benar-benar merasa dijebak oleh Darren. Lelaki itu, dia benar-benar memanfaatkannya. Thalia juga tak habis pikir, kenapa harus dirinya? Apa tidak ada wanita lain? Atau karena dirinya sangat lemah jika dibandingkan lelaki penuh kuasa seperti Darren? Entahlah, Thalia belum menemukan jawabannya sama sekali. Darren terlampau aneh, sulit dijangkau dan sulit dipahami. Apalagi jika mengingat percakapan mereka semalam, apa gunanya teknologi masa kini jika ia harus tetap melakukannya dengan Darren? Memang, dulu ia tak dapat menolak pesona lelaki itu. Ia bahkan tak bisa melawan dan hanya bisa pasrah dengan semua yang lelaki itu lakukan padanya. Tapi saat itu ia mengira hanya akan terjadi malam itu saja, bukan menjadi cerita panjang seperti ini. Lag

