“Tamu? Siapa?” “Aku tidak tahu. Wren hanya mengatakannya sepintas saat aku menelponnya dan mengatakan aku akan ke ruanganmu dulu sebelum ke ruangannya.” “Werewolf.”ujar Amelia tiba-tiba. “Werewolf?”ucapku dan Lily bersamaan. Lily terdiam sebelum mengangguk pelan. “Aku pikir kalau tamu itu memang were maka mereka itu Nefen atau Lorenz. Hanya mereka yang mau bertemu Wren di tempat ini.”gumam Lily. “Keduanya. Mereka datang berdua, Lily.”jelas Amelia lagi. Aku menatap Lily dan Amelia bergantian dengan bingung. “Siapa Nefen dan Lorenz?”tanyaku penasaran. Lily mengedip nakal padaku. “Dua pria tampan pastinya. Ayolah, kita ke ruangan Wren dan kau bisa melihat sendiri ketampanan mereka.”ujarnya cepat dan bersemangat. Kenapa Lily jadi bersemangat seperti ini? “Aku tidak terima kalau Wren m

