Part 26. Javier, Lagi-lagi Javier

2042 Kata

“Feeya, ada yang ingin kubicarakan denganmu.” Javier memberi kode pada Shafeeya untuk mengikutinya. “Apa, Om? Kita ngobrol di sini aja kenapa? Kasian Zefa gak ada yang nungguin loh.” Tolak Shafeeya, sembari berbisik karena Zefa yang tertidur. “Penting ini Feeya,” keukeuh Javier tapi malah dibalas pelototan mata keponakan cantiknya itu. “Di sini aja sih, Om, kan kita bisa sambil bisik-bisik biar gak ngeganggu Zefa.” Akhirnya Javier mengalah, dia duduk di sofa bersebelahan Shafeeya, “Om mau bicarain apa, sih? Itu muka sampai kucel banget.” Javier menarik napas dan hembuskan perlahan, “aku mengaku salah, akibat kelakuan tidak pantasku, trauma Zefanya kembali muncul. Sumpah deh, Feeya, aku tuh gak ada maksud untuk itu.” Shafeeya menyela sebelum Javier menlanjutkan, “gak ada maksud tap

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN