Part 32. Salahi Aku (Jatuh Cinta Lagi)

1722 Kata

Zefa membuka box Wanda dan mengeluarkan isinya, tersenyum kecil saat menyentuh dan mengelusnya lembut. Mah, gelang ini mengingatkanku pada mama. Melihat ini, aku semakin bersemangat untuk segera menyelesaikan proyekku dan Amara. Kalau mama tahu aku berniat balas dendam, pasti mama marah, tapi aku akan tetap lakukan ini, membalas semua perlakuannya padaku dan Evan! Aku janji, mah, setelah ini usai, akan ikhlaskan semua dan bismillah akan jalani hidup tenang tanpa dendam. Monolog Zefa sembari mengelus gelang itu. Tapi, seketika dia merasa sedih dan terasa seperti dicekik rasa getir saat memikirkan sang sahabat nun jauh di sana. Kenapa Amara, yang darah dagingnya, malah tidak pernah merasakan ini? Tidak pernah diberi hadiah? Kenapa anak kandungnya sendiri justru dibuang dan dilupakan?

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN