Rumah ini terasa sepi tanpa dirinya. Rumah yang seakan tak berpenghuni. Tak ada suara musik kencang dan tawa khas miliknya. Sudah dua hari Praga tak menjumpai Jolin di rumah ini. Lelahnya bekerja seperti dua kali lipat dari sebelumnya. Dia langsung ke kamar dan menyiapkan baju untuk mandi. Dia merasa sangat kesepian. Seakan kesepian ini tak akan berakhir. Kesepian ini membuatnya merasa hampa. Dia duduk sambil menonton tayangan televisi yang bergenre komedi. Tapi itu tak sedikitpun membuatnya tertawa. Dia harus kuat! Ya. Tiba-tiba seseorang menekan bel pintu. Ia mendapati Merry disana. Merry yang datang dengan wajah panik bercampur marah. Seperti mendapat serangan panic attack. “Kamu udah gila ya, Ga? Kenapa gak jemput Jolin di Medan?”ucap Merry tak terima. Sudah dua hari Jolin mingg

