Bab 63 - Memberi Yang Terbaik

1399 Kata

Jam sudah menunjukkan pukul 5 sore. Beberapa orang bersiap hendak pulang, termasuk Pritta. Dia bergegas tapi malah berpapasan sama Praga. Tumben pria itu buru-buru pulang. “Kenapa buru-buru Prit?”tanya Praga sekedar basa basi. “Saya mau pindahan pak.” “Lah, kok tiba-tiba sih? Katanya kamu gak apa-apa tinggal di kosan kumuh.”ucap Praga. Dia kaget aja, kok semua orang pada berubah sih. Kemarin Aldo, sekarang Pritta. “Seseorang bilang sama saya, tinggal di rumah penuh tikus dan kecoa bisa mempengaruhi kesehatan. Dan kesehatan bisa mengganggu kinerja saya di perusahaan. Oleh karena  itu, saya beli kosan elit di Jakarta Barat.” “Beli kosan?”tanya Praga tak percaya. Gila kali ya, bukannya nyari kosan baru, dia malah beli kosan. Emang sih duitnya bejibun, tapi ini terlalu tidak masuk akal.

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN