Bab 18 - Keluarga

1584 Kata

Air mata terus membasahi pipinya. Dia termenung di antara pakaian yang dijemur. Cahaya matahari semakin menjauh tapi bisa saja itu cuma prank. Terkadang mendung datang dan setelahnya matahari menyusul. Ketidakpastian itu membuat Jolin duduk diantara pakaian yang menggantung disana. Ia menatap langit yang semakin sendu, seperti hatinya.  Pertengkaran antara Bima dan Cissa semakin parah. Bahkan Cissa memblokir nomor Bima. Perkara di antara mereka berdua semakin tak berujung. Dan lagi, Jio Lohan menjadi satu-satunya yang paling tersakiti. Ia merasa tak pantas disebut sebagai orang tua. Ia tak mampu menjaga anak-anaknya dengan baik. Sudah seharian dia menangis, tapi air matanya tak kunjung habis. Mungkin dulu Jolin bisa memberikan kakak-kakaknya nasehat, tapi sekarang sudah berbeda. Ia tak c

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN