Ruangan divisi IT Bukalawang tampak sepi di pagi menjelang siang itu. Hanya ada Pritta yang sedang berkutat dengan kode program yang membuatnya tak bisa tidur. Itulah yang membuat cewek itu jadi salah satu aset perusahaan yang berharga. Kalau suatu saat nanti Pritta ingin resign, perusahaan akan sangat susah mencari penggantinya. Karyawan yang lain sedang ada rapat dengan klien, termasuk Aldo. Air muka Pritta mendadak berubah saat ia melihat Jolin datang. Cewek itu datang terlalu pagi, tak seperti biasanya. Dan langsung saja, Jolin berjalan menuju ke ruangan Praga. “Maaf mbak, Pak Praga lagi ada tamu.”ucap Pritta ikut campur. “Ga apa-apa, saya cuma mau kasih makan siang doang.” “Tapi mbak,,,,”Pritta masih berusaha untuk menghalangi. “I know you, Pritta kan? Kamu sering dibicarakan

