Sejak bertemu dengan Paldi, Praga merasa kalah telak. Terlebih saat Jolin tidak peka dengan perasaan Praga. Dengan gamblangnya Jolin menceritakan tentang Paldi. Paldi, cowok yang lebih dulu mengenal Jolin. Cowok yang menemaninya menjalani masa sekolah yang sangat berkesan. Jika dibandingkan dengan Paldi, Praga hanyalah seorang karyawan biasa tanpa status yang berkesan di mata masyarakat. Paldi adalah seorang calon dokter. Praga benar-benar kalah telak. “Terus ya, dulu kami pernah surat-suratan sama cowok di SMP lain. Kocak banget sumpah.”ucap Jolin sambil mengikuti cowok itu berjalan. Ia tidak sadar kalau ada hati yang panas mendengar cerita itu. Praga tak bisa konsentrasi dengan pekerjaannya. Ia bengong kayak habis dipelet. Sungguh keadaan yang membuat Pritta merinding. Cewek itu butu

