"Jadilah seperti pohon kayu yang lebat buahnya, tumbuh di tepi jalan. Dilempar buahnya dengan batu, tetapi tetap dibalas dengan buah." -- Abu Bakar Ash-Shiddiq. Setelah mengerjakan shalat subuh, seperti kegiatan di pesantren biasanya, Dinda melanjutkan 2 halaman membaca ayat suci Al-Qur'an, setelah itu keluar kamar, malam ini Heni tidak tidur di kamarnya yang ditempati Dinda, Heni tidur di kamar mama-nya. Dinda membantu menyiapkan makanan di dapur, menyiapkan bawang merah, bawah putih berserta daun bawang, untuk membuat nasi goreng. Dinda bolak-balik membuka laci lemari, mencari bumbu-bumbunya, kebingungan karena tidak tau di mana letaknya. Setelah semua bahan siap, Dinda menyalakan api kompor, sembari menunggu minyak panas, Dinda memilih untuk merendam teh terlebih dahulu. "Ngapain Di

