"Kesucian hati nurani seseorang sesuai dengan kadar kepekaannya terhadap kehormatan dirinya." -- Ali bin Abi Thalib. Nyai Aisyah benar-benar peduli pada Dinda, dia tak berbohong sama sekali tentang perasaan dan pandangannya terhadap Dinda. "Jika Dinda cerita, Nyai tak akan menganggap Dinda sebagai anak durhaka kan?" Suara Dinda terdengar makin kecil setelah sampai di ujung kalimat. Dinda tak keberatan untuk bercerita pada Nyai, tapi dia tak ingin Nyai menganggapnya anak durhaka karena menolak keberadaan ayahnya dan membenci ayah kandungnya sendiri, seseorang yang seharusnya dia hormati dan sayangi. Nyai langsung tertawa kecil mendengar pertanyaan Dinda. "Menurut Dinda? Apa Nyai akan menganggap Dinda anak durhaka?" Nyai tersenyum tipis, mengenggam tangan Dinda dengan hangat. Dinda diam,

