Mereka sampai di rumah adul tepat pukul 7 malam, di sana mereka langsung disambut Isak tangis keluarga, ummi Adul bahkan dengan cepat langsung menghambur memeluk anak laki-lakinya dengan erat. Tak lupa dengan Andi yang selalu memeluk lengan Adul dan memandang semua orang dengan penuh waspada. Adul membawa Andi masuk ke dalam rumah, dan hendak menidurkannya, namun bukannya rebahan, Andi malah memilih duduk dengan tangan yang memeluk pinggang Adul erat. Ummi Adul sontak kebingungan melihat teman anaknya yang seperti ketakutan melihat orang lain, dengan pelan ummi mengelus lembut rambut Adul sembari menatap anaknya dengan linangan air mata penuh rasa syukur. "Ummi pikir, ummi akan sendiri di sini sama adek-adekmu, ternyata enggak. Tuhan masih baik hati sama ummi." "Maaf buat ummi khaw

