Setelah melihat sosok Ucok menjauh. Anu kembali melangkah menyusuri hutan yang penuh pepohonan besar. Hutan yang lebat membatasi jarak pandang mereka, belum lagi tumbuhan liar dan semak belukar yang menghadang, membuat mereka beberapa kali harus berhenti untuk menebang semak belukar tersebut. Abu yang posisinya berada di belakang, merasakan ada orang lain yang mengikuti langkah mereka, padahal jika dilihat, dirinya lah yang berada di barisan paling akhir. Abu memanggil salah satu keluarga Andi. "Bang, ngerasa ada orang di belakang kita gak?" Keluarga Andi itu menggeleng pelan. "Udah diem aja. Abang juga ngerasa, tapi anggap aja gak ada." Abu memilih diam, ia terus melangkah mengikuti Anu yang memimpin kelompok. Tanpa memperdulikan perasaan tidak enak yang ada di pikirannya. "Tolo

