Tiga puluh enam

1843 Kata

Malam semakin larut membawa hawa dingin penghantar musim panas. Taman Elanis telah di periksa tiap bagiannya lalu semua di kunci oleh para penjaga. Taman bermain yang biasanya ramai itu kini begitu sepi dari pengunjung. Suasana hening tiap malam, setiap semua selesai menjalani pengecekan juga ketika petugas mulai mematikan lampu penerangan satu persatu. Begitu setiap harinya. Ramai yang akan berubah jadi hening, juga hening yang akan berubah jadi keramaian setiap kali matahari perlahan muncul dan mengawali keriuhan di Elanis. Taman itu telah megah berdiri sejak empat belas tahun. Semasa Ayah Yunki menjabat sebagai CEO. Ia lah pencetus taman bermain Elanis. Dibangun dari tanah sisa pabrik kain besar milik sang ayah yang akhirnya ia alih fungsikan. Tuan Min jelas jenius dalam bisnis. Dua

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN