Enam puluh empat

1048 Kata

Jimmy kini berjalan di taman menuju gerbang roh. Waktu bersama sang ibu tak akan lama lagi. Ia sungguh bahagia menikmati waktu bersama yang selama ini banyak hilang. Raut wajah Eliza terlihat begitu bahagia mengetahui sang anak semata wayangnya baik-baik saja. Tangan mereka bergandengan sepanjang jalan keduanya saling membahagiakan meski hanya dengan sesekali melirik dan tersenyum. Langkah keduanya terhenti ketika mereka tiba di gerbang roh. "Ini akan lahir kembali. Setelah ini ibu harus sehat dan bahagia selalu oke?" ucap Jimmy di jawab dengan anggukan oleh Eliza. "Kau akan menjadi anakku lagi kelak?" Jimmy hanya tersenyum. "Ibu akan dapat yang terbaik. Entah aku atau bukan, Tuhan telah mengatur semua untuk ibu dan itu adalah hal terbaik yang Ia pilih untuk umatnya." Eliza memeluk Ji

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN