"Vani!" Flora berteriak memanggil nama gadis kecil yang sejak tadi luput dari perhatiannya. Ia memasak di dapur untuk menyiapkan hidangan makan malam kali ini. Bayu akan datang setengah jam sebelum jam makan malam mereka. Sementara putri kecilnya itu entah bermain dimana. "Vano," panggilnya lagi. "Vani, Vano." Langkahnya pun menuju taman belakang. "Mama.." Suara itu pun membuat Flora menoleh dan menghela napas melihat kedua anaknya tengah duduk di gazebo taman belakang. "Kalian ngapain disana, Sayang? Ayo mandi dulu." Langkah Flora mendekati gazebo. Putranya nampak menampilkan wajah cemberut sementara putri sulungnya menampilkan wajah yang kebingungan. "Vano kenapa?" "He wants to meet Meisya." Vani bersuara. Flora pun hanya bisa tersenyum kemudian duduk di sebalah kiri putra ke

