episode 19

1967 Kata

Dave melempar buku yang ia pegang itu ke atas meja, menimbulkan suara yang menarik perhatian orang – orang di luar ruangannya itu. Dave bahkan membiarkan pintu ruangannya dalam keadaan terbuka. Wajah lelaki itu merah padam, dan matanya hanya menatap kosong ke arah ponselnya. Ia bahkan mengabaikan seorang staff  yang mengetuk pintu ruangan itu. “Pak, Dave,” panggil staff itu lagi, untuk kesekian kalinya Dave mendongak, menatap perempuan itu dengan bingung, “Ya? Ada apa?” “Saya ingin anda memeriksa berkas ini, Pak. Sebelum saya kirimkan kepada klien kita, Pak.” Perempuan itu menatap Dave dengan takut, karena ia baru saja melihat kemarahan laki – laki itu. “Masuklah, dan berikan berkasnya,” kata Dave yang berusaha untuk menahan dirinya tetap tenang di depan perempuan itu. “Ini, Pak,

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN