Saima terbangun dan mencoba mengumpulkan kesadarannya. Ia mendengar sesuatu tentang Julieta yang akan sarapan lalu mendengar pula Julieta berpamitan pulang duluan dan memperpanjang sewa hotel takutnya Saima terrtidur lebihn dari waktu check out. Saima memdemgatr hal itu namun anehnya ia tak membuka mata sehingga ia bimbang itu adalah suara Julieta dari dunia nyata atau Saima bermimpi. Tapi sepertinya itu benar terjadi karena tas Julieta sudah tidak ada, serta ada satu memo di nakas sebelah tempat tidur. Julieta pamit di kertas juga—mungkin takut Saima setengah sadar saat Julieta meninggalkan kamar hotel. “Good morning.” Saima memusatkan fokusnya kepada tubuh menjulang tinggi yang membawa sebuah nampan lengkap dengan isinya. “Lo masih ngantuk?” Saima yakin pria di hadapannya adalah J

