Karena sedikit drama di supermarket yang membuat mood memasak hilang, akhirnya Julieta mengajak Saima untuk merenggangkan urat. Jawabannya adalah; karaoke. Setelah bernyanyi selama dua jam, mereka setuju makan di restoran. Lupakan acara memasak, semuanya menjadi tidak selera. Mereka berdua mencari restroran di mall ini dan masuk ke salah satu restoran yang menurut mereka menarik perhatian. Makanan Jepang tidak akan pernah salah. “Lo mau sushi?” tanya Julieta yang sudah terlebih dahulu membuka buku menu. Semuanya tampak lezat. “Ofc sushi.” Saima mengangguk setuju. Pergi ke restoran Jepang tapi tidak makan sushi pasti rasanya ada yang kurang. Dan Saima cukup suka sushi meski tidak sesuka Janied. Pria itu pasti makan sushi jika ada kesempatan ke restoran Jepang. Janied akan memesan sem

