Sky tengah duduk dengan gelisah setelah semalam ia akhirnya berhasil membujuk Lea untuk membiarkan Claude datang ke rumah mereka bersama berdua orang tuanya. SEMALAM Sky berjalan mundar-mandir di depan pintu kamar Lea. Gadis itu tahu jika kesempatannya hanya sekarang saja untuk berbicara pada ibunya. Sebab, setengah jam lagi ayahnya akan sampai di rumah selepas mengunjungi proyek di luar kota. Sifat ayahnya sangat lah keras jika sudah menyangkut dengan orang-orang yang ayahnya sayangi, sampai Sky sendiri bisa mengerti dari mana Gabe mendapati sifat yang sama seperti itu. Menghembuskan napas kasarnya, Sky akhirnya memberanikan diri untuk mengetuk pintu kamar ibunya. "Mami?" Sky membuka pintu kamar Lea setelah mendengar suara wanita itu dari dalam. "Sky?" Lea sedikit terkejut karena be

