“Dia tadi ngapain kamu?” tanya Gabe saat ia sudah mengambil alih trolley dari tangan Sky dan kini ia tengah mendorongnya. “Enggak ngapa-ngapain, Bang. Tadi cuma enggak sengaja papasan aja. Terus dia bantu aku ngambil Pasta Tomat,” jelas Sky agar Gabe berhenti berdecak. “Terus kamu terima?!” tanya Gabe. Sky menganggukan kepalanya membuat Gabe menggeleng tidak percaya. “Kenapa kamu enggak tolak aja, sih?!” “Aku nunggu Abang lama banget. Aku udah berusaha ngambil itu ssendiri tapi enggak sampe, tau! Siapa suruh Abang telponnya lama!” Sky menekuk wajahnya. Padahal dalam hati Sky berharap agar panggilan dari ibunya itu berlangsung lama agar ia bisa menghabiskan waktu sedikit lebih lama dengan Claude. “Skylar! Sadaaar!” “Maaf, deh. Tapi kan tetep aja, harusnya kamu nolak bantuan dia dan nung

