Mata Jane membulat dengan sempurna. Daripada mengambil kertas yang terkulai di lantai Biro Kemahasiswaan itu, Jane lebih memilih menggunakan tangannya untuk menutup mulutnya yang menganga lebar karena benar-benar terkejut dengan tulisan yang berbaris rapi di dalam kertas data mahasiswa itu. SKYLAR EIRENE PRADEPTA. Jane tidak percaya dengan apa yang ia lihat. Namun data di Biro Kemahasiswaan tentu lah bukan data yang valid dan tidak bisa di palsukan. “Gila!” Jane berseru pelan karena takut ketahuan tengah mengintip berkas yang tak seharusnya ia lihat itu. Nama Ocean Pradepta dan Leandra Fallentina yang tercantum sebagai orang tua Sky sudah menjadi jawaban yang cukup jelas untuk Jane. Jane cepat-cepat merapikan berkas-berkas itu, memasukannya ke dalam laci besi, dan bergegas pergi dari B

