End

1090 Kata

"Ternyata benar jika semua tahu kecuali Al."ucapnya sinis "Apa kalian tidak pernah menganggap Al dikeluarga kalian. Al juga berhak tahu ini semua." "Tapi kita semua gak mau merusak hubungan kamu sama Caramel. Terlebih kamu anti banget sama cewe bang." Balas Bian yang membuat Al naik darah. Dia menatap dengan sorot kecewa. "Tapi apa dengan itu semua kau puas?! Gue yang disini kecewa! Bener bener kecewa! Kalian bohongin Al hanya karena itu! Kalian tahu jika Al paling gak suka dibohongin tapi kenapa semua keluarga Al malah berbohong."Bentak Al. Tangannnya mengepal. Wajah memerah terlihat sangat emosi. "Atur nada mu Al!"tegur Arsyi membuat Al beralih menatap ibunya. "Mommy juga mengapa?"lirih Al.  Tatapan Al membuat hati Arsyi teriris melihatnya. Ibu mana yang tidak sakit jika ditatap ana

Cerita bagus bermula dari sini

Unduh dengan memindai kode QR untuk membaca banyak cerita gratis dan buku yang diperbarui setiap hari

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN