Bab 37

780 Kata
Megan. aku masih saja membahas vampire. devian Ckkkkkkkkkk megan benar benar semoga saja ia putus dengan jensen. jensen. vampire vampire vampire ckkkkkkkkk wanita ini selalu saja semakin membuat jengkel Kastil Bran, Rumania Transilvania menjadi 'angker' ketika novelis Bram Stroker menjadikan negara ini latar belakang novelnya, Dracula. Dalam novel itu, digambarkan Count Dracula yang menghisap darah memiliki sebuah kastil di Transilvania. Area Transilvania memang dikelilingi hutan tebal dan pegunungan yang curam. Bila berani, Anda dapat menelusuri jejak peninggalan Vlad di Sighispara, atau mengunjungi Kastil Bran, yang menjadi tempat kekuasaan Vlad. Siapa tahu, Anda bisa bertemu drakula sebenarnya di sana. Musee Des Vampires, Prancis Di tengah daerah Les Lilas, Prancis, tersembunyi sebuah museum unik yang didedikasikan untuk vampir. Pengunjung tidak bisa langsung datang dan masuk ke dalam museum, mereka harus membuat janji terlebih dahulu. Di dalamnya, pengunjung bisa melihat koleksi buku, foto, senjata, topeng dan kostum yang berhubungan dengan legenda vampir. Di belakang museumnya terdapat sebuah kebun yang bertema gothik, menambah suasana misteri ala vampir. Tur vampir di London, Inggris Ibu Kota Inggris, London, menjadi salah satu tempat yang masuk ke novel vampir pertama yang ditulis Bram Stoker. Tidak heran jika tur vampir pun diadakan di sana. Tur ini menjamah rumah di Highgate yang pernah menjadi tempat tinggal seseorang yang diduga sebagai vampir. Daerah lain yang masuk ke dalam titik kunjungan tur ini adalah pemakaman Highgate yang terkenal seram dan mistis, dan beberapa tempat misterius lain. Uniknya, tur yang dikelola Transylvania Live ini menjamu para anggota tur dengan gaya abad pertengahan. Tur diadakan di setiap malam kecuali hari Senin. Pontianak, Indonesia Indonesia juga memiliki mahkluk mistis yang dikategorikan sebagai vampir. Kuntilanak, seorang hantu wanita yang konon berasal dari Pontianak, Kalimantan, menjadi contoh vampir dari Indonesia. Konon, kuntilanak adalah hantu yang berwujud wanita cantik, ia akan merayu laki-laki sampai mereka terlena. Setelah itu, ia akan membunuh korban dengan kukunya yang tajam. Percaya atau tidak, kisah kuntilanak memang terkenal hampir di seluruh Indonesia. Dracula’s Haunts, Whitby, Inggris Sebelum memasukkan London ke dalam cerita vampirnya, Bram Stoker memasukkan Whitby terlebih dahulu. Ia menceritakan bagaimana seorang kapten mati terbunuh dengan tragis di pelabuhan Whitby. Kisah kehadiran vampir diceritakan Stoker sebagai sosok anjing besar. Seiring dengan mendunianya karya Bram Stoker, Whitby menjadi terkenal sebagai tujuan untuk mencari vampir. Di Whitby ada acara minggu gothik yang selalu ramai. Minggu gothik ini diadakan dua kali dalam setahun, yaitu pada April dan Oktober. Di sana akan ada banyak konser, stand makanan dan pernak pernik, serta malam komedi. Lokasi syuting film Buffy, Amerika Serikat Salah satu film seri vampir yang terkenal pada tahun 90-an adalah Buffy The Vampire Slayer. Film seri ini menceritakan mengenai seorang gadis yang berusaha membasmi vampir. Film ini memakai banyak tempat di Amerika Serikat. Jika tertarik, Anda bisa mengunjungi lokasi syutingnya di sekitar Los angeles. Anda juga bisa mengunjungi sekolahnya di Torrance High School, UCLA Campus di Westwood, dan California State University di Northridge. Forks, Amerika Serikat Anda tentu tahu film vampir terkenal, Twilight dan serinya. Film yang mengisahkan sekeluarga vampir baik ini berhasil menarik perhatian hampir seluruh remaja di dunia. Banyak dari fans Twilight berbondong-bondong mendatangi lokasi film yaitu di kota kecil bernama Forks, Washington. Sekarang, kota tersebut sudah sangat identik dengan kisah film tersebut sehingga ada pula tur berdasarkan cerita Twilight. Perusahaan Dazzled by Twilight menawarkan tiga macam tema Twilight tur yang berlokasi di Forks dan Pantai La Push. Untuk banyak orang di dunia, 'vampir' adalah tabu. Apalagi vampir sering dikaitkan dengan kasus pembunuhan mengerikan, seperti dalam kasus Rod Ferrell di AS. Pada 1996 Rod Ferrell, pemimpin sekte "Vampire Clan," membunuh dua orang di Florida. Ia mengaku sebagai vampir berusia 500 tahun bernama Vesago--karakter yang ia ciptakan setelah terobsesi game Vampire: The Masquerade. "Saat orang bicara tentang orang yang mengaku vampir, yang terlintas adalah gambaran-gambaran mengerikan," kata DJ Williams, sosiolog dari Idaho State University. "Karena itulah, kelompok peminum darah merahasiakan eksistensinya dan curiga pada orang luar," ujar DJ Williams. Sejarah mencatat sejumlah kasus di mana darah diyakini sebagai pengobatan medis. Pada akhir abad ke-15, misalnya, dokter yang merawat Paus Innocent VIII diduga menguras darah tiga pria muda dan memberikan cairan merah yang masih hangat ke tuannya yang sekarat. Tujuannya adalah agar energi kemudaan menyembuhkan tubuh pasien yang renta. Dulu darah juga digunakan dalam perawatan epilepsi. Para penderita yang bernyali berkumpul di sekitar tiang gantungan atau lokasi eksekusi mati, mengumpulkan darah hangat yang mengalir dari kriminal yang baru dieksekusi. "Darah dianggap perantara antara fisik dan spiritual," ujar Richard Sugg dari University of Durham. Pengobatan ekstrem tersebut tak lagi populer pada Abad Pencerahan (Enlightenment). Namun tak sepenuhnya hilang hingga saat ini. Mereka yang dulu menutup diri kini mulai menampakkan diri di dunia maya. "Setiap kota utama di dunia bisa dipastikan memiliki kelompok vampir," kata Williams.
Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN