Megan.
" Megan aku juga dulu punya teman bernama hans ia dulu manusia normal sama seperti kita kau tau tapi aku juga tidak tau ia dulun tiba tiba menghilang dan kembali lagi ia sudah berubah menjadi vampire orang orang sekitar nya mulai curiga padanya Akibatnya ia kabur keluar kota dan bahkan kehilangan pekerjaan. Ia berkali-kali dipecat dari pekerjaan karena lewat internet mereka bisa menemukan info tentang vampir kasiahan kan."
" apa orang tau kalau ia vampire ??" tanyaku pada johan
" tentu saja orang orang tau karena kau tau sendiri bagaimana mereka tetap harus waspada karena setiap malam banyak sekali makhluk yang berkeliaran di luar sana memangsa manusia "
" lalu bagaimana kehidupannya disaat ia tau banyak orang yang mulai curiga padanya??"tanyaku pada johan
" Ia bilang hidupnya tidaklah mudah, tetapi itulah diri sebenarnya. Ia masih dapat bertahan hidup dan didukung keluarganya, menjadi orang yang baik, membantu orang lainnya."Ucapnya
“Jangan terjebak dengan cap demikian, karena komunitas vampir adalah sebuah label. Seperti banyak orang lainnya di luar sana yang dapat menawarkan sesuatu yang positif sama seperti hal negatifnya,” ucap johan lagi padaku .Hal itu terkadang sesuatu yang tabu dan itu masih terjadi. Namun,
Ia mengklaim pernah mengalami ancaman dari komunitasnya. Seorang tetangganya pernah mencoba ‘membunuhnya’ dengan menabrakkan mobil melalui jendela dapurnya.Dikatakah bahwa minum darah adalah sebuah cara untuk hidup.
Dalam buku-buku cerita, vampir digambarkan tinggal di sebuah daerah terpencil dan rumah berhantu
Vampir kelihatannya menjadi sebuah 'wahana' bukan hanya untuk penyakit-penyakit yang tidak mampu dipahami, tapi untuk semua hal yang dirasa aneh, tempat-tempat yang belum dipetakan dan orang-orang yang tinggal di sana juga.Dalam sebulan, ia minum darah sebanyak setengah gallon atau 1,89 liter. Untuk memenuhi kebutuhannya minum darah, sebenarnya banyak sukarelawan yang bersedia darahnya diminum.
tbc.