Saat ini Sivia berdiri di depan Reyno, hatinya semakin berdebar kencang saat melihat lelaki yang berada di depannya itu tersenyum kepadanya. 'Dia kenapa? Tumben senyum ke gue. ' batin Sivia senang. "Kak." Panggil Sivia pada Reyno seraya melebarkan senyumnya. Reyno terus tersenyum menatap ke arah Sivia, "cantik." Gumam Reyno. "Ha?" Beo Sivia bingung. "Cantik." Ujar Reyno mengulangi ucapannya. Sivia pun tersipu malu mendengar pujian dari Reyno, "ekhem.. . Ma - makasih kak. " Ucap Sivia seraya menyelipkan anak rambut ke belakang telinga, "kakak juga ganteng kalo pake tuxedo hitam gitu. " Senyum Sivia menundukkan wajahnya karena malu. Sivia melihat kalau Reyno berjalan menghampirinya, dia pun mempersiapkan diri seraya terus tersenyum. Namun detik kemudian Sivia sadar, pakaian y

