Suasana hening, hembusan angin terasa lembut menerpa kulit dan menggoyangkan dedaunan sekitar suasana begtu sepi. Setelah tadi mengikuti serangkaian upacara penghormatan untuk semua orang. Memang Ara dan Luke sebelumnya sudah menaburakan kelopak bunga mawar namun, mereka juga dipanggil untuk ikut serta dalam prosesi doa bersama. Setelahnya, Luke ada panggilan darurat lalu memina Ara untuk menunggunya di sini. Ya, di sebuah bangku di taman samping panti sosial bersebelahan dengan sebuah taman kanak-kanak yang baru membuyarkan semua anak kecil untuk pulang. “Mau minum?” ucap seseorang Ara menoleh perlahan dan melihat seorang pemuda yang ia perkirakan seumuran dengannya mmebawa dua gelas berisi minuman hangat. Terlihat asap mengepul dari dalam. “Tunggu sebentar, saya akan cek terlebih dah

