Greg berjalan hampir tiga hari lamanya. Ia menempuh perjalanan panjang menuju sebuah rumah yang ia dengar tinggal seorang penempa besi yang terkenal dengan hasil pedangnya yang tajam dan berkualitas tinggi. Berbekal alamat yang ia dengar kala berperang dulu dari tahanan dan dirinya yang beralasan untuk pulang sebentar ke rumahnya barang menengok orang rumah. Padahal Greg adalah seorang yatim piatu. Terakhir ia memang tinggal dengan neneknya namun, kemudian meninggal dunia dan karena itulah Greg mendaftarkan diri menjadi salah satu prajurit kerajaan dan pergi berperang. Bahkan ia tidak ingat kapan terakhir pulang. Karena memang tidak ada orang yang bisa ia temui lagi. “Panas sekali hari ini” keluh Greg yang sudah beberapakali menyeka keringat yang mengucur di pelipis Sudah sejak pagi ia

