Part 32. B U K T I K A N. === Malam ini, bintang-bintang bertebaran di langit. Bulan purnama, masih memancarkan cahayanya. Hawa dingin dari angin yang bertiup pelan, menerpa wajahnya. Membuat Calista menutup jendela lantas merebahkan tubuhnya di atas ranjang. Merebahkan tubuhnya di posisi yang paling nyaman. Sudah pukul sembilan malam, tapi suaminya belum juga datang ke kamar. Tadi, seusai makan malam bersama, sang suami meminta izin untuk mengobrol dengan Pak Seno. Calista yang merasa lelah, lebih baik memilih untuk istirahat terlebih dahulu. Namun, Calista tak kunjung mengantuk. Yang ada ia sibuk mengubah posisi tidurnya. Miring ke samping kiri, miring ke samping kanan, telentang, dan tak ada satu pun posisi yang membuat membuatnya merasa lebih baik. Berakhir di posisi terny

