Sekarang Ardi menjadi lebih agresif daripada dulu. Perkembangan yang sangat pesat untuk hubungan ini. Ardi pun sudah tidak ragu lagi memanggilku dengan sebutan sayang dan aku sangat bersyukur sekali. Hubungan Ardi dan Risya pun merenggang, mungkin sebentar lagi akan ada perpecahan. Haha... Ketika sedang asyik-asyiknya berbaring sembari menghayalkan masa depan hubunganku dan Ardi. Tiba-tiba ponselku berdering. Notif panggilan tak terjawab pun ada dua dari nomor tidak dikenal. Segera ku jawab panggilan telepon yang sedari tadi mengaung itu. "Hallo, Ini siapa ya? " Sapaku duluan. "Hallo, mba, saya Dani yang sempat bantuin mba kemarin," Dahiku mengernyit. Dani? Siapa. Mungkin ini panggilan salah sambung dari orang iseng, huh mengganggu saja. "Dani, siapa yaa saya gak kenal!" Ketika a

