Bagian Tiga Puluh Empat

1536 Kata

"Lo, udah menikah?" Tanyaku dengan pelan, dalam hati aku berdoa agar ini bukan seperti yang aku pikirkan. Namun, senyum Ardi yang sumringah saat menjawab menghancurkan pikiran beserta hatiku. Ardi menunjukan cincin pernikahannya kepadaku dengan wajah girang. Tampaknya dia sangat bahagia dengan pernikahannya. "Iya, Ra. Liat nih, cincinnya," Aku tersenyum kecut. Masih berpura-pura aku menunjukan raut wajah gembira. "Woahh, gue gak nyangka lo bakal nikah muda, Di. Btw, kenalin dong gue sama istri lo," Sengaja nada suaraku, ku buat seolah aku antusias mendengar kabar pernikahannya. Sembari tersenyum bahagia, Ardi mengiyakan permintaanku. Mengalir lah  cerita darinya bahwa dia yang mengejar-ngejar istrinya yang bernama Risya, itu. Cih, secantik apasih si Risya-Risya itu. Kok, kayakn

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN