Hana melangkah tak tentu arah. Ia tidak tahu harus pergi ke mana. Kenapa hidupnya jadi seperti ini. Hana rindu di mana masalahnya hanya tentang tugas sekolah dan tubuh yang lelah karena bekerja setelah sekolah. "hiks" Hana menghapus air matanya lalu menatap jalanan. Ia sangat ingin pulang. Rasanya begitu merindukan orang tuanya, kehidupannya dulu. Ternyata semakin bertambah usia maka masalahpun juga meningkat. Tapi mungkin hanya dirinya yang memiliki masalah seperti ini diusia yang masih sangat muda. Sekarang bagaimana? Siti mengatakan itu padanya pasti karena sudah tahu. Dan jika Siti sudah tahu maka tidak akan menunggu lama semua orang di sekolah pasti juga akan tahu. Katanya ia bisa sekolah dengan tenang. Namun nyatanya tak seharipun Hana merasa tenang. Bahagia? Bagaimana ia bisa

