B A B • 47

2044 Kata

Mobil baru saja berangkat, tetapi Alisha menyadari sesuatu dari sikap Ridwan. Sebuah kejanggalan dari penjelasan Ridwan tadi. “Om kok tahu banyak tentang Arslan? Bahkan, masalah dia nyusup ke rumah Vian, atau ketangkap polisi, aku belum cerita padahal.” Alisha mengutarakan keanehannya. “Saya tidak mungkin membiarkan suami kamu begitu saja, Alisha. Bagaimana pun, catatan masa lalunya terbilang buruk. Makanya, untuk memastikan kamu baik-baik saja, saya menyewa beberapa orang untuk mengawasi Arslan dari jauh.” Ridwan menjelaskan, seraya sesekali melirik pada spion demi membaca binar mata lawan bicaranya yang berada di kursi belakang. Sudut bibir Ridwan terangkat, bersamaan dengan pandangannya kembali fokus ke depan. “Dari pengamatan saya, saya bisa tahu, bahwa Arslan ... benar-benar beruba

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN