Bab 24

2101 Kata

Callysta Entah sudah berapa kali aku menguap pagi ini. Semalam aku membiarkan Callie yang terbaring lemah di rumah sakit. Setelah bangun tidur di apartemen Elano pastinya. Pagi tadi juga dia tidak sadar karena suhu panasnya yang tinggi. Aku sedikit terimaan melihat Callia. Dia nampak rapuh dan lemah. Padahal kalau gak kayak gini dia yang paking kuat. Padahal fisiknya lemah. Ya Meskipun aku tahu Kenant mengatakan perasaannya dan itu menurutku tidak salah. Callia hanya kaget dan belum bisa menerima kenyataan. "Jika tidak ada yang di tanyakan kita akan bertemu di pertemuan berikutnya. Selamat siang." ucap dosen dan membuatku bernafas lega. Aku tidak terlalu memerhatikan pelajaran hari ini. Astaga semalam aku begadang tapi tidak sendiri, Elano bersamaku dan aku membalas obrolan dari David

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN