Panji Panuluh bergegas menuju pondok milik Ki Serayu yang sudah mulai terlihat di kejauhan. Namun, firasatnya buruk mulai menghantui saat dilihatnya asap membubung terlihat dari arah lumbung di belakang rumah. Ia berharap belum terlambat untuk mengetahui apa yang sebenarnya berlaku di sana. Ia mempercepat langkah dengan perasaan cemas. Sesampai di depan lumbung, ia melihat bangunan kayu dan beratap rumbia itu telah terbakar. Api berkobar meluluh-lantakkan bangunan lumbung, Sementara tak jauh dari tempat itu, ia melihat sosok Ki Sutowiryo yang tergeletak tak berdaya. Buru-buru Panji mendekati sosok itu, dan memeriksa keadaannya. Ia merasakan denyut nadi yang lemah di pergelangan tangannya. Tubuh Ki Sutowiryo memerah karena pantulan panas dari lumbung yang membara. Panji mengambil botol mi

