Di puncak sebuah gunung kapur yang tinggi, terdapat banyak tebing terjal dan curam. Batu-batu yang ada di sana berwarna putih dan berdebu. Nyaris tak ada tumbuhan yang hidup di sana, yang ada hanya batu-batu kapur yang menjulang, seolah berlomba hendak mencapai awan. Di salah satu dinding kapur yang terjal itu terdapat sebuah lubang gua yang gelap dan dalam. Lorong masuknya berupa celah sempit yang hanya cukup dimasuki dua orang. langit-langit mulut gua juga tak begitu tinggi. Sekilas dari luar, gua kapur itu bukan lah sebuah gua, melainkan sebuah cekungan biasa yang tak tembus ke dalam gunung kapur. Namun, sesungguhnya lorong dalam gua itu panjang dan arahnya menurun, seolah hendak mencapai dasar gunung di bawah sana. Semakin ke dalam, lorong semakin melebar dan berliku. Lorong itu juga

