Tubuhku kejang.
Aku langsung berlari ke dalam toilet dan buru-buru mengganti dressku dengan baju yang pertama aku pakai. Setelah selesai Aku buru-buru keluar dari toilet dan melambai-lambaikan tangan kepada Andro. Aku ingin dia mengantarku pulang sekarang, tetapi pria itu tidak kunjung membaca bahasa isyarat yang aku berikan. Aku juga sudah mencoba berteriak, tetapi musik yang menggema di area ini sangat kencang sehingga suaraku juga tidak terdengar oleh Andro.
Mau tidak mau akhirnya aku berlari mendekati pria itu. "Pulang sekarang?" tanyanya.
Aku mengangguk. "Iya, ayo pulang."
"Serius pulang?" tanya Zizi yang lagi-lagi membuat aku kembali mengangguk, "enggak asyik lu, tapi yaudah pulang sana. Hati-hati," ucapnya lantas kembali menceburkan dirinya ke dalam kolam.
Aku enggak memedulikan itu.
Aku lebih memilih berlari ke arah parkiran. Mungkin karena aku yang terlalu menggunakan kecepatan tinggi dalam berlari. Sampai akhirnya aku enggak sadar bahwa ada genangan air di depanku dan kejadian naas pun terjadi.
Aku terpeleset dan masuk ke dalam kolam renang paling dalam.
Aku sempat tidak bisa napas sebelum akhirnya semuanya gelap.
•••
"Luv!"
"Luv!"
"Luvita," panggilan itu disertai dengan tepuk-tepukkan pelan di pipiku.
"Lo enggak apa-apa kan?" kali ini suara Andro terdengar. Aku langsung membuka mataku dan benar saja Andro dan Zizi berada di sini.
"Luv," Andro mendekati wajahku lantas mengelusnya, "ada yang sakit?"
"Enggak," aku berusaha bangun dari tidurku, tetapi Andro dengan sigap membantu, "gue kenapa?" tanyaku masih belum paham.
"Enggak apa-apa. Pingsan karena kehabisan oksigen," jawab Zizi berusaha menenangkanku.
"Kok gue ada di sini? Party-nya gimana? HP gue mana? Ada panggilan telepon enggak?" tanyaku bertubi-tubi.
"Luv," Andro ikutan berbicara, "keadaan lu gimana? Coba jawab pertanyaan itu dulu. Jangan lu yang tanya terus."
"Baik," aku menyentuh dadaku, "agak sesak di sini."
"Nanti Om lu ke sini," ucap Andro yang membuat mataku kedua mataku membulat, "gue tadi telepon nomor yang paling sering lu hubungi. Ada satu nomor, yaudah gue telepon. Katanya dia Om lu."
"Om siapa?"
"Om Prabu."
Napasku seketika tercekat. "Lu buka w******p enggak?"
"Enggak, HP lu aja basah. Gue cuma bisa buka kontak telepon sebelum akhirnya HP lu mati."
Aku bernapas lega, untung aja.
"Coba Dro, telepon lagi Om-nya ada di mana. Gue mau balik ke acara party di belakang. Soalnya lagi seru-serunya," ucap Zizi yang membuat aku berdecak sebal. Memang menyebalkan banget temanku yang satu ini.
Andro langsung membuka ponselnya. Dia menelepon Mas Prabu lalu ketika sambungan telepon itu terhubung, dia loudspeaker.
"Saya masih di jalan. Nanti jika sudah dekat, saya hubungi," suara Mas Prabu dari panggilan telepon.
"Baik, Om." Dan panggilan itu pun diputus sepihak.
Mas Prabu bela-belain menyusulku tengah malam, walaupun dari wilayah Ciwidey ke sini tidak begitu jauh. Sama-sama di daerah Jawa Barat.
Setelahnya Zizi dan Andro sibuk mengobrol, sedangkan aku memilih terdiam. Aku masih memikirkan kalimat kasar seperti apa yang nantinya akan Mas Prabu lontarkan untukku, mengingat aku yang begitu banyak melakukan kesalahan.
"Om lu udah mengabari nih," Andro menyenggol lenganku, "katanya dia sudah naik lift. Chatnya dari lima menit yang lalu."
"Gue susul keluar aja apa?" tanya Zizi bersiap untuk keluar, tetapi aku langsung menahannya.
"Gue aja," ucapku lantas berjalan cepat keluar dari kamar hotel.
Baru juga satu langkah, tubuhku langsung bertubrukan dengan tubuh seseorang.
Saat aku mendongak, wajah Mas Prabu terpampang jelas.
Dia tersenyum dan tiba-tiba tangannya mengusap perutku. "Dedek," ucapannya terdengar begitu menyeramkan.
Aku shock sampai enggak bisa berkata apa-apa.
Teruntuk yang mau baca cepat, aku udah publish satu buku full di k********a.
Pembelian juga dapat melalui WA (085810258853)
Terdiri dari:
Full E-book (Lengkap)
Part Ke-1 sampai Part Ke-55 (Ending)
Total 55 Part ; 215 Halaman
Hanya dengan Rp46.000 kalian bisa akses semua itu, tanpa menunggu.
Cara Pembelian:
1. Masuk ke aplikasi k********a bisa melalui web atau aplikasi.
2. Cari nama kreator (TheDarkNight_) dan cari judul karya (Full _ Ebook _ Get A Cruel Husband? _ TheDarkNight_)
3. Setelah ketemu, scroll ke bawah sampai menemukan harga jual karya tersebut. Harganya Rp46.000.
4. Ubah harga jika kamu ingin memberi apresiasi lebih.
Pilih metode pembayaran: GoPay, OVO, Shopeepay, Indomart, Alfamart, atau transfer bank.
5. Ikuti petunjuk pembayaran (lihat bagian-bagian yang menerangkan pembayaran dengan Gopay, OVO, Virtual Account BNI, dan Pembayaran QR).
6. Kembali ke laman k********a dan ke karya tadi. Pastikan kamu sudah login, ya. Kalau transaksi sudah berhasil, Karya yang sebelumnya bertuliskan "terkunci" akan ganti jadi "terbuka".
Jika ada pertanyaan boleh chat admin aku 085810258853
Pembelian juga dapat melalui WA (085810258853)