"Luvita! Prabu! Bangun," terdengar suara teriakan Bapak dari arah pintu, "Bapak udah beli gorengan. Sarapan sana."
Aku menggeliat dan baru menyadari bahwa tangan Mas Prabu masih melingkar di pinggangku. "Mas," panggilku serak. Pria di sampingku ini hanya diam dengan mata yang masih terpejam.
"Mas bangun," panggilku lagi.
Mata Mas Prabu terbuka, bukannya bangun, dia malah melayangkan kecupan di keningku kemudian dia kembali memelukku erat. "Diam dulu. Saya masih mau begini."
Yaudah.
Aku terdiam, menuruti perintahnya. Aku menurutinya semata-mata hanya ingin membuat dia senang. Dengan harapan jika dia senang, mungkin dia tidak akan mengadukan permasalahan kami kepada Bapak.
Bermenit-menit berlalu, aku masih mematung di dalam pelukannya. Sampai akhirnya ketika Bapak kembali berteriak barulah aku dan Prabu turun dari ranjang. Ketika kami sudah berada di ruang tamu berbagai macam gorengan dan dua gelas teh manis hangat sudah tersedia di sana.
"Sarapan dulu," ucap Bapak. Kami mengangguk lantas duduk di sofa yang berada tepat di hadapan Bapak.
Aku mengambil pisang goreng lantas memasukkannya ke dalam mulutku, sedangkan Mas Prabu mengambil tempe goreng untuk dia makan.
"Apa ada yang mau diceritain ke Bapak?" Bapak mencolek lengan Mas Prabu, "anak Bapak nakal enggak di sana?" tanyanya. Aku hanya terdiam sambil fokus memakan pisang goreng ini.
"Nakal, Pak. Nakal banget," ucap Mas Prabu yang membuat aku semakin menunduk.
Jika memang ini akhirnya, yaudah.
Jika setelah ini Mas Prabu ingin berpisah denganku, yaudah.
Aku sudah pasrah banget.
"Kenapa masalahnya? Kalau dia salah, ya marahin aja. Pukul juga enggak masalah," ucap Bapak malah mendukung kekerasan dalam rumah tangga kami.
Tiba-tiba Mas Prabu menarik kepalaku lantas dia melayangkan sentilan di keningku. "Begitu, Pak?" tanyanya.
"Kurang kencang," jawab Bapak sambil terkekeh, "jadi masalahnya apa kalau Bapak boleh tahu?"
Aku mau lari aja. Boleh enggak sih.
"Dia pesta-pesta sama temannya. Pakai baju yang pendek sekali, Pak. Mana jauh, di wilayah Jawa barat. Enggak bilang ke saya kalau dia mau pergi main sejauh itu. Saya yang lagi ada pekerjaan sampai bela-belain menyusulnya tengah malam."
"Bapak enggak habis pikir, Ndo. Kamu senakal itu!" Bapak menarik napas, raut wajah kekecewaan tercetak jelas di sana, "sering ya kamu begitu? Pesta pakai baju pendek-pendek?"
Aku terdiam, tetapi malah Mas Prabu yang angkat bicara. "Sering dia, Pak. Sudah berkali-kali saya kasih tahu. Dia enggak manut."
"Wajar sih kamu marah," Bapak menarik telingaku kencang, "anak ini enggak bisa dibilangin! Dari dulu Bapak sering bilang, jangan sampai salah pergaulan. Mau punya teman banyak, boleh, tapi harus pilih-pilih."
Bapak menarik telingaku kencang banget. Aku sampai mau nangis karena kesakitan. Mana enggak ada yang membela aku.
Dulu kalau aku dikasarin sama Bapak, ibu selalu melindungi aku. Namun, sekarang aku enggak punya siapa-siapa. Aku punya suami, tapi dia malah jadi kompor antara aku dan Bapak.
"Masih aja cengeng! Dulu waktu masih kecil kalau diomelin senjatanya nangis! Sampai sudah punya suami pun masih begitu, masih cengeng!"
Aku menatap Mas Prabu berusaha meminta pertolongan, tetapi dia hanya menatapku datar. Seolah tidak paham bahwa aku membutuhkan perlindungan darinya.
"Apa lagi? Apa lagi? Selain itu kenakalan dia apa lagi? Kamu selalu dilayani dengan baik kan oleh anak Bapak?"
Mas Prabu terdiam cukup lama. Dia menatapku dalam. Entah apa yang ada dipikirannya, aku enggak tahu, tapi yang jelas begitu dia bersuara, aku semakin ketar-ketir.
"Sebenarnya, Luvita sud—"
Yah, habislah.
Mungkin memang ini ending-nya.
Selamat tinggal kehidupan perkuliahanku.
Selamat tinggal kehidupan pernikahanku.
Teruntuk yang mau baca cepat, aku udah publish satu buku full di k********a.
Pembelian juga dapat melalui WA (085810258853)
Terdiri dari:
Full E-book (Lengkap)
Part Ke-1 sampai Part Ke-55 (Ending)
Total 55 Part ; 215 Halaman
Hanya dengan Rp46.000 kalian bisa akses semua itu, tanpa menunggu.
Cara Pembelian:
1. Masuk ke aplikasi k********a bisa melalui web atau aplikasi.
2. Cari nama kreator (TheDarkNight_) dan cari judul karya (Full _ Ebook _ Get A Cruel Husband? _ TheDarkNight_)
3. Setelah ketemu, scroll ke bawah sampai menemukan harga jual karya tersebut. Harganya Rp46.000.
4. Ubah harga jika kamu ingin memberi apresiasi lebih.
Pilih metode pembayaran: GoPay, OVO, Shopeepay, Indomart, Alfamart, atau transfer bank.
5. Ikuti petunjuk pembayaran (lihat bagian-bagian yang menerangkan pembayaran dengan Gopay, OVO, Virtual Account BNI, dan Pembayaran QR).
6. Kembali ke laman k********a dan ke karya tadi. Pastikan kamu sudah login, ya. Kalau transaksi sudah berhasil, Karya yang sebelumnya bertuliskan "terkunci" akan ganti jadi "terbuka".
Jika ada pertanyaan boleh chat admin aku 085810258853
Pembelian juga dapat melalui WA (085810258853)