Selena baru saja terbangun setelah tidur seharian. Setelah acara semalam ia pergi ke diskotik bersama beberapa artis lainnya untuk merayakan kemenangan mereka, serta kehancuran hati bagi Selena pribadi. Selena berhasil mendapatkan dua piala. Namun itu tak dapat menutupi kesedihan hatinya malam itu. Ia minum hingga mabuk bukan karena merayakan sesuatu, tapi menutupi sakit di hati yang terasa percuma. "Vi...?" erangnya sambil menahan sakit di kepala. "Sel, buruan mandi biar segar. Elo mabok berat, seumur hidup gue nggak pernah liat lo minum ampe mabok. Lo nggak pernah sekacau ini. Sorry, gue harus... cabut!" Vivian memakai blazernya kemudian mengambil hand bag. "Vian..., gue masih butuh elo, jang pergi plis!" Selena memohon. "Iya maaf banget ya say, Nyokap gue..., elo tau kan, kalau

