64. Selena?

851 Kata

Rena berkernyit, baru saja terjaga dari lelapnya, ia pun tersentak saat melihat keadaan Galang dan dirinya di ranjang dengan keadaan yang minim. Sekuat tenaga ia mendorong tubuh Galang hingga jatuh ke lantai. "GALANG...!" teriaknya histeris. "Kamu ngapain aku semalam?" "Ya ampun, apa lagi sih? Katanya nggak mau nendang lagi, sekarang malah dorong! kapan sih, kamu bisa bangunin aku dengan cara yang romantis?!" Galang bangkit sambil menggosok punggungnya yang sakit. "Kamu ngapain aku semalem?" Rena menarik selimutnya hingga ke dagu. "Jangan bilang kamu berubah pikiran! Baru aja semalam kamu bilang akan penuhi janji?" Galang duduk di hadapan Rena yang masih berusaha mengingat rangkaian kejadian mengerikan tadi malam. "Ayolah sayang..., jangan mulai lagi, katanya mau jadi dewasa. Baru j

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN