Rena dan teman-temannya sedang asyik bercengkrama di halaman kampus sambil menikmati teh botol. Galang datang diam-diam membawa setangkai bunga mawar merah. Meletakkan telunjuk di depan bibir agar teman Rena tak memberitahu kedatangannya pada Rena yang duduk membelakangi. Kemudian ia menutup mata Rena dengan sebelah tangan. "Siapa sih, iseng banget?" Galang meletakkan mawar di depan wajah Rena lalu menyingkirkan tangannya yang menutupi mata Rena. "I love you," bisiknya tepat di telinga. "Ho..., si sweet...!" seru Mirna. Rena menahan getaran dalam dirinya, lalu berusaha bersikap biasa di hadapan sahabatnya. "Galang... kamu ngapain ke sini?" protesnya. "Jemput istri, dong. Kita kan mau ke rumah kamu, lupa ya?" kemudian Galang menyalami sahabat Rena. "N

