Part 63

1499 Kata

* * * * * * * * * Part 63 * * * * * * * * *   Menaruh kedua tangan di belakang kepala, beliau kembali meneruskan, "Kalian fikir saya  t i d a k  bosan mendengar keluhan kalian? Telinga saya panas, tahu!" "Kuping nya taruh di kulkas aja, Pak. Pasti dingin." Vio membalas dengan polos.  y a n g diikuti dengan tawa geli dari Lala. Pak Wortel gak menghiraukan kata-kata Vio  d a n  tawaan geli dari Lala, beliau  h a n y a   meneruskan, "Kalau bukan  k a r e n a  niat kabur kalian tadi, kita  t i d a k  akan ada di sini selama ini. Memangnya saya  t i d a k  punya urusan lain selain mengurusi murid-murid seperti kalian? Mendingan saya pulang  d a n  bertemu dengan anak  d a n  istri saya deh daripada bertatap muka selama ini dengan kalian.  t i d a k  ada enak-enaknya." "Emangnya kita ma

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN