Pov Randi Pintu ruang operasi di buka. Dokter keluar dengan raut muka lelah, aku langsung menghampiri Dokter tua itu. "Papa saya baik-baik saja kan dok? Papa saya masih bisa sehat seperti semula kan dok?" Aku mencengkeram kerah baju Dokter tua ini. Dokter itu terlihat kaget lalu mulai membuka suaranya. " Alhamdulilah Operasinya berjalan lancar. Tapi pasien harus banyak istirahat dan tidak boleh berpikir yang berat. Pasien boleh di besuk tapi bergantian, maksimal dua orang. Dan Jangan dulu diajak bicara." Dokter itu menjelaskan panjang lebar. "Alhamdulillah" lirihku. Aku tidak dapat membayangkan jika sampai papa kenapa-kenapa karena aku. Suster membawa brangkar papa ke ruang rawat. Semua mengikuti kemana Papa di rawat. Mama belum kembali sejak pertengkaran tadi. Tapi itu tidak terlalu

