Setelah melangsungkan pernikahannya Risya di boyong ke rumah barunya, hadiah pernikahan dari Tante Rosse. Selama ini Randi menjadi suami siaga yang selalu ada untuk Risya. Hari kelahiran Risya sudah dekat hanya tinggal menunggu sinyal cinta dari si buah hati. Semua perlengkapan si bayi sudah lengkap. Mama Risya dan Tante Rosse terlalu antusias menyambut kelahiran si kecil. Sehingga apapun yang menurutnya lucu mereka beli. Randi sering uring-uringan melihat tingkah Tante Rosse dan mertuanya kalau sehabis pulang shoping mereka tertawa riang sambil membicarakan barang lucu yang dibelinya. Dia kesal, dia marah tapi pada siapa dia melampiaskan kemarahannya. "Aahhrgg..." Randi mengacak rambutnya. "Kenapa lagi sih mas?" Risya menahan tawa, berjalan dengan perlahan menuju Randi yang sedan
Unduh dengan memindai kode QR untuk membaca banyak cerita gratis dan buku yang diperbarui setiap hari


