Setelah Luna tiba di rumahnya, ia langsung memeluk Mamanya. “Mama...” Luna mencium tangan Mamanya dan memeluknya. “Kangen ya sama Mama?” Senyum Mama membuat Luna merasa tenang. “Ya sudah sana ganti baju terus makan ya!” “Iya ,Ma.” Luna bergegas jalan menuju kamarnya. “Leon, jangan lupa makan ya, sudah Mama siapkan makanan kesukaan mu!” “Iyaaa, Ma!” Suara Leon terdengar dari dalam kamarnya. Luna memasuki kamarnya, ia memandang keluar jendela, udara sejuk yang berhembus menapaki celah dedaunan, membuat kerinduan semakin mendalam. Merindukam tatapan hangat sang bintang hati. Walau hanya sebentar bertemu rasanya cukup mengobati kerinduan yang terpaut jarak dan waktu. Luna mengmbil smartphone-nya, ia mengirim pesan pada Rakha bahwa ia sudah sampai di Purwokerto. Kebetulan Rakha akan ber

