04.30 WIB. Itu jam di alarm yang Aylin atur. Baja melihatnya. "Kamu, kan, nggak salat Subuh. Biasanya perempuan kalau lagi mens, dia nggak mau bangun pagi." "Perempuan siapa? Yang mana? Bu Syila?" Astaga. Sepertinya Baja salah bicara. Aylin langsung memberondong dengan untai kata itu. "Maharani." Mata Aylin memicing seolah bilang: Ah, yang benar? Pasti Bu Syila, kan? Ngaku! "Maharani, Lin. Mas pernah tinggal di rumahnya, kan, waktu ada Reno. Nah, Mas biasa suka ngebangunin anak-anak buat subuhan. Rani itu kalau lagi berhalangan, dia suka berpesan: 'Papa jangan bangunin, Rani, ya. Lagi nggak salat.' Begitu." Oke, jelas. Barulah sorot tajam mata Aylin mengendur. Ya, sebetulnya tidak apa-apa kalau memang Bu Syila. Namanya juga Aylin nikah sama duda, kan? Sudah sepaket borongan denga

