"Om ada salah, ya, sama kamu?" Di rumah. Aylin sudah pulang setelah kejadian dirinya dari Bandung naik taksi dan dibuntuti dua mobil—yang satu Om Raja, satunya Bang Reno. Kemarin Aylin langsung masuk tanpa memedulikan kakak Maharani. Toh, tak ada yang memintanya ikut ke sini. Dan lagi, perilaku gentleman itu sudah tidak menawan lagi di mata Aylin. Sok-sokan mengantarnya sampai rumah walau Aylin tak mau, padahal sebelumnya harga diri Aylin sudah dibanting lewat omongan. "Kamu bukan tipe saya, dan nggak akan pernah jadi tipe saya." What the fuckk, Girlsss! Aylin sampai berdecih. Jengkel sekali. Menyesal sudah merasa sosok Bang Reno sebagai tipenya—secara fisik. Dan apa yang Aylin dapat? Dia merasa terhina. Amit-amit, dah. Kalau sifatnya begini, Aylin juga ogah. Sangat bukan tipenya.

